Jikalau engkau mencintai karena Allah,, seperti engkau memberi seseorang sesuatu dengan ikhlas tanpa berharap engkau mendapat sesuatu balasan, ada filsafat sedikit yang aku tahu, dimisalkan seseorang yang dihatinya ada iman,tentu dengan iman itu ada cahaya karunia ilahi, karunia itulah yang memberi cermin untuk dicintai kepada sesiapa saja yang melihatnya,,,,sehingga tentunya pula ada cahaya Allah didalam hati seseorang itu, maka sesungguhnya kalau engkau mencintai karena Allah, maka yang engkau cintai itu adalah karena ada Allah dan karuniaNya di hati orang itu yang seolah berdampingan dengan adanya kekuatan cinta Allah dalam hatimu, itulah makanya ada arti kiasan keluar Bahwa" Kita mencintai karena Allah "
Istilah harfiahnya
Dihatimu ada perasaan cinta yang tulus
Dihati orang yang engkau cintai itu juga ada Karunia Allah yang diliputi cahaya Allah
Mengapa?
Karena Tidak akan ada lahir kecintaan itu didalam hati kita secara otomatis jikalau orang atau sesuatu yang akan dicintai itu pun tidak memiliki iman,, keyakinan, atau paling tidak kedudukan kita sama dihadapan Allah.
Bukti
Bahwa manusia yang penuh Iman tidak akan sejajar kedudukannya dengan Syetan,Iblis dan semacamnya.
Tidak akan dipertemukan dalam suatu naungan yang penuh Rahmat, apalagi berdampingan dalam Cahaya nya
Allah telah menentukan pasangan dari kaummu, yang sama, bersuku-suku dan berbangsa.
Salam
Jabat akrab selalu